You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
33 Kantong Darah Berhasil Dikumpulkan Dalam Donor Darah di Puskesmas Kecamatan Kembangan
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

13 Pendonor di Kembangan Dapat Penghargaan PMI

Sebanyak 13 dari 33 pendonor mendapat penghargaan sebagai Pendonor Sukarela dari Palang Merah Indonesia (PMI), dalam aksi donor darah yang dilakukan di Puskesmas Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (4/10).

Dalam giat ini berhasil terkumpul 33 kantong darah

Kepala Puskesmas Kecamatan Kembangan, Roosvita Nur Aini mengatakan, awalnya ada 41 orang yang mendaftar untuk ikut aksi sosial ini. Namun, setelah discreening hanya 33 yang diperbolehkan mendonorkan darahnya. Tujuh di antaranya tidak bisa mendonorkan darah, karena kadar hemoglobin-nya rendah.

"13 pendonor sukarela mendapatkan penghargaan, karena sudah 10 kali mendonorkan darahnya," tutur Roosvita.  

Warga Antusias Ikuti Donor Darah di Kantor Kelurahan Ancol

Diharapkan, penghargaan ini dapat memotivasi warga yang lain untuk aktif mendonorkan darahnya.

"Selain bermanfaat bagi sesama, donor darah juga menyehatkan tubuh pendonor," ucapnya.

Untuk mendonorkan darah, jelas Roosvita, pendonor harus berusia minimal 17 tahun dan maksimalnya 65 tahun, berat badan minimal 45 kilogram, tensi minimal 100/70 dan maksimalnya 170/100.

"Dalam giat ini berhasil terkumpul 33 kantong darah," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6926 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5686 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3669 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2135 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1903 personAnita Karyati